BAGIAN KEBUDAYAAN DAN PARIWISATA SEKRETARIAT DAERAH KABUPATEN PULANG PISAU KALIMANTAN TENGAH

Beranda » 2015 » April » 15 (Laman 2)

Daily Archives: 15 April 2015

Iklan

Rumah Tua Djaga Bahen

      

 rumah tua Rumah Tua Djaga Bahen terletak didesa Bahu Palawa , Kecamatan Kahayan Tengah Kabupaten Pulang Pisau Kalimantan Tengah. Sejarah Rumah Tua Djaga Bahen didirikan oleh Bapak Djaga Bahen pada tahun 1935 dengan bahan bangunan semuanya dari kayu ulin, dengan luas 246 m2, bangunan masih asli tanpa adanya perubahan bentuk yang berarti, Rumah Tua Djaga Bahen dipelihara dan dirawat oleh anak cucu beliau dengan beberapa kali direnovasi, rumah ini memiliki nilai historis karena pernah digunakan sebagai tempat berlangsungnya Kongres Serikat Kaharingan Dayak Indonesia (SKDI) ke – II pada tanggal 15 s/d 22 juli 1953 yang diketuai oleh Sahari Andung. Dalam kongres tersebut mereka mengeluarkan satu tuntutan yang dituangkan dalam Mosi Nomor 2/Kong/1954. Yaitu Kalimantan Tengah menjadi sebuah Provinsi Otonom dan mengangkat derajat kehidupan rakyatnya serta indonesia pada umumnya.

           Arsitektur banguan menampilkan keaslian kalimantan tengah, bahan bangunan berupa kayu yang berkualitas dan kayu yang cukup besar untuk sekarang sangat sulit didapat. Motif dan bentuk pintu, jendela, tangga bangunan semuannya menyajikan keaslian dan mengandung seni serta filosofi yang dalam mengenai tata bangunan rumah betang kalimantan. Rumah ini sangat tepat untuk dikunjungi dan digunakan sebagai tempat study atau tempat rekrasi untuk menambah ilmu dan khasanah pengetahuan pengunjung tentang rumah adat kalimantan tengah khususnya Kab. Pulang Pisau.

New Picture (29)IMG_0109 IMG_0070

Iklan

SandungTamanggung Sura Jaya Pati

IMG_0005Sandung Tamanggung Sura Jaya Pati/ Tamanggung Lawak terdapat didesa Bukit Rawi Kecamatan Kahayan Tengah, Kabupaten Pulang Pisau,Provinsi Kalimantan Tengah. Ahli waris terakhir yaitu generasi ke III dari Tamanggung sudah meninggal semua, sekarang sandung ini dirawat oleh juru kunci Dimoek Narang dan Heri Suardy.
Sandung Tamanggung Sura Jaya Pati didirikan pada tahun 1862, pembuatan dilakukan selama 3 bulan didesa Lewu Rawi , tahun 1943 dipindahkan kedesa Bukit Rawi, kemudian pada tanggal 27 Juni 1993 dipindahkan lagi ,lokasi tetap didesa Bukit Rawi. Konstruksi dengan menggunakan kayu ulin setelah direnovasi sebagian besar menggunakan bata (semen), luas area dari sandung ini 125 m x 75 m,tinggi sandung + 2 meter ,lebar sandung 2 meterpersegi, keadaan sandung cukup terawat dilakukan beberapa kali renovasi sandung ini sangat presentatif bagi wisatawan untuk study dan hanya melihat – lihat hasil karya asli nenek moyang kita.
Jarak tempuh dari kabupaten pulang pisau ke bukit rawi sekitar + 110 km dan dari desa Bukit Rawi ke Sandung Tamanggung Sura Jaya Pati sekitar + 500 m, hanya ditempuh dengan waktu 2,5 jam dari dari kota Pulang Pisau, atau 20 menit dari Kota Palangka Raya ibu kota Provinsi Kalimantan Tengah.
Tamanggung Sura Jaya Pati dilahirkan dikampung Rawi 10 Juli 1800 dan diberi Gelar Tamanggung Lawak karena kepemimpinannya yang penuh wibawa, adil dan bijaksan. Salah satu bukti beliau menghadiri Kongres Perdamain Sekalimantan Tengah yang berlangsung di Tumbang Anoi Kecamatan Kahayan Hulu Utara pada tahun 1894. Beliau meninggal pada tanggal 10 Agustus 1900 tiga (3) bulan setelah kematiannya diadakan upacara tiwah dan dibuatlah Sandung tempat penyimpanan tulang benulang Temanggung Sura Jaya Pati/Temanggung Lawak.

IMG_0010

Rumah Betang Buntoi

IMG_2589Rumah Besar Buntoi (Betang) berada didesa Buntoi ,Kecamatan Kahayan Hilir, Kabupaten Pulang Pisau Provinsi Kalimantan Tengah. Sejarah Rumah Besar Buntoi dibangun oleh Tamanggung Jala sekitar abad ke XIX diselesaikan dalam jangka waktu selama 2 tahun ,bahan – bahan rumah terdiri dari sebagian besar dari kayu ulin. Jarak dari ibu kota Kabupaten Pulang Pisau berjarak + 15 km dengan waktu tempuh dengan menggunakan speed boat sekitar 15 menit atau setengah jam dengan menggunakan kelotok ( alat transportasi air berupa kapal kecil dengan mesin motor), bila ingin menggunakan jalan darat dapat ditempuh sekitar +20 menit.
Rumah Besar Buntoi berbentuk panggung bertiang tinggi model percampuran dua pola rumah tradisional yakni rumah betang dan rumah banjar. Sangat baik bagi pengunjung yang datang untuk melihat – lihat maupun melakukan observasi tentang bangunan – bangunan yang bercirikan khas kalimantan tengah sebagai bahan untuk penelitian maupun untuk melengkapi data – data bersejarah lainnya. Dalam rumah betang ini kita juga dapat melihat dan mengabadikan beberapa alat musik / benda bersejarah lainnya. Arsitek, motif, bentuk bangunan sangat asli log panjang dan (utuh) digunakan sebagai tiang penyangga, tangga yang begitu tinggi asli kalimantan masih dipakai untuk naik kedalam rumah.
Sangat banyak keunikan lainnya yang disajikan dirumah besar buntoi ini yang langsung menghadap sungai kahayan sehingga menambah kesan yang sangat indah. Untuk tahu silahkan datang langsung ketempat, selamat merasakan keaslian Kab. Pulang Pisau.